Jepang Memiliki Jenjang Pendidikan Yang Struktur

Jepang Memiliki Jenjang Pendidikan Yang Struktur

Jepang Memiliki Jenjang Pendidikan Yang Struktur – Siapa yang tidak mendengar keunggulan sistem pembelajaran di Jepang. Berdasarkan hasil survey tahunan dari Best Country Report yang diselenggarakan oleh US News and World Report, BAV groups, dan The Wharton School of the University of Pennsylvania, Jepang menduduki peringkat ke 7 dalam negara dengan sistem Pendidikan terbaik pada tahun 2021.

Jenjang Pendidikan

Sistem Pendidikan Jepang terdiri dari enam tahun Pendidikan dasar (Primary Education) dan enam tahun Pendidikan menengah (secondary Education). Pendidikan menengah di jepang dibagi menjadi tiga tahun Pendidikan menengah bawah dan tiga tahun Pendidikan bawah. Karena negara Jepang memiliki program wajib belajar Sembilan tahun, maka Pendidikan wajib di Jepang adalah enam tahun Pendidikan dasar dan tiga tahun Pendidikan menengah bawah. Setelah bonus new member mengenyam Pendidikan Menengah bawah, siswa di Jepang memiliki pilihan untuk melanjutkan ke Pendidikan menengah atas (high school) selama tiga tahun atau belajar di Sekolah tinggi kejuruan atau diploma. Siswa yang lulus high school dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Untuk siswa yang memiliki kebutuhan khusus, Jepang memiliki special Needs Education.

Kalender Akademik

Jika di Indonesia tahun ajaran baru dimulai di bulan Juli, Jepang memulai pembelajarannya pada bulan April dan berakhir di bulan Maret pada tahun berikutnya. Hampir semua Sekolah di Jepang menerapkan sistem tiga semester. Semester satu pada bulan April sampai bulan Agustus, Semester dua pada bulan September sampai Bulan Desember, dan semester tiga dari bulan Januari hingga bulan Maret. Sistem pembelajaran di Jepang pada umumnya berlangsung lima hari dalam satu minggu yaitu mulai hari Senin hingga hari Jumat. Meskipun demikian ada juga sekolahan di Jepang yang tetap belajar di hari Sabtu. Setelah selesai sekolah, siswa mendapatkan giliran untuk membersihkan kelas kemudian mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang disebut Students Clubs.

Baca juga: Pendidikan di Zaman Kolonial Belanda

Kegiatan Ekstrakurikuler/ Students Clubs

Kegiatan ekstra kurikuler di sekolah Jepang menawarkan berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat dan bakat siswa. Ada kegiatan olahraga umum, olahraga tradisional, dan lain sebagainya. Kegiatan students club biasanya dilakukan setelah pembelajaran usai. Keuntungan mengikuti students club bagi siswa Jepang adalah memiliki kesempatan untuk mengikuti pertukaran pelajar.

Pelajaran di Sekolah Menengah Atas/ High School

Sistem pembelajaran di Jepang pada jenjang sekolah menengah atas memiliki tiga program. Yang pertama adalah program standar (Standart Courses) dimana siswa dapat mempelajari dasar dari berbagai topik yang dipelajari. Standar courses ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa untuk belajar ke perguruan tinggi. Yang kedua adalah Vocational Courses. Pada program ini, siswa akan mempelajari keterampilan-keterampilan khusus seperti pertanian, industri, perdagangan, perikanan, keperawatan, dan lain sebagainya. Siswa yang mengambil program ini akan memiliki keahlian khusus sesuai dengan pilihan mereka. Yang ketiga adalah comprehensive courses, yang menggabungkan standart courses dan vocational courses. Pada program ini siswa diberikan kesempatan untuk membuat jadwal/timetable yang sesuai dengan minat atau jalan yang akan dipilih di masa depan.

Belajar Keterampilan Hidup

Kehidupan pelajar Jepang tidak hanya sibuk belajar pelajaran. Di sekolah mereka juga diajarkan keterampilan hidup atau life skills. Banyak sekolah di Jepang tidak memiliki OB atau Janitors untuk membersihkan kelas. Siapa yang membersihkan kelas? Setiap siswa memiliki kewajiban membersihkan kelas mereka. Mereka akan dibagi dalam beberapa kelompok untuk piket membersihkan kelas setiap harinya setelah pelajaran berakhir dan sebelum kegiatan ekstra kurikuler dimulai. Begitupun saat kegiatan makan siang. Siswa-siswa juga akan dibagi ke dalam kelompok yang bertugas untuk menyiapkan makan bagi teman-temannya. Hal ini bukanlah hal yang luar biasa. Orang tua tidak ada yang keberatan dengan kegiatan ini karena selain mengajarkan kemandirian, hal ini juga mengajarkan tanggung jawab pada siswa.

Pendidikan di Zaman Kolonial Belanda

Pendidikan di Zaman Kolonial Belanda

Zaman Kolonial Belanda – Pendidikan zaman Penjajahan Belanda bisa dikatakan adalah salah satu pondasi berbagai sistem yang berlaku di Indonesia. Dari sekian banyak sistem yang ditinggalkan Belanda di Indonesia, salah satu adalah pendidikan di Indonesia. Hal ini disebabkan pendidikan bisa dikatakan salah satu poin penting dalam pembangunan negara dan peningkatan kesejahteraan rakyat pada umumnya. Sistem pendidikan yang baik sedikit banyak akan dapat meningkatkan, apalagi jika dijalankan dengan semestinya.

Perkembangan pendidikan di Indonesia menjadi lebih progresif ketika memasuki tahun 1900, yakni era Ratu Juliana berkuasa di kerajaan Belanda. Van Deventer yang menjabat sebagai Gubernur Jenderal Hindia Belanda menerapkan politik etis (Etische Politiek) pada tahun 1899 dengan motto “de Eereschuld” (hutang kehormatan) Secara umum, sistem pendidikan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda sejak diterapkannya Politik Etis dapat digambarkan sebagai berikut:

1. Pendidikan dasar meliputi jenis sekolah dengan pengantar Bahasa Belanda (ELS, HCS, HIS), sekolah dengan pengantar bahasa daerah (IS, VS, VgS), dan sekolah peralihan.
2. Pendidikan lanjutan yang meliputi pendidikan umum (MULO, HBS, AMS) dan pendidikan kejuruan.
3. Pendidikan tinggi. Mereka yang hanya sekolah sampai di Volkschool atau Sekolah Rakyat juga cukup beruntung.

Zaman Kolonial Belanda Meninggalkan Banyak Pendidikan Yang Dikembangkan Indonesia

Ketika Indonesia Merdeka di tahun 1945, seperti tercatat dalam buku Haji Agus Salim (1884-1954): Tentang Perang, Jihad, dan Pluralisme (2004), angka buta huruf masih 90 persen. Sekolah hanya bisa dinikmati 10 persen penduduk saja. Sedangkan lulusan HIS biasanya melanjutkan sekolah ke Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) yang setara SMP, lalu dari MULO yang masa belajar tiga tahun akan berlanjut ke Algemeene Middelbare School (AMS) atau setara SMA selama tiga tahun.

Baca juga: 9 Manfaat Pendidikan bagi Setiap Individu

Lulusan sekolah ELS boleh lanjut ke HBS, di mana masarakat menjalani sekolah menengah selama lima tahun, hanya butuh waktu 12 tahun sekolah dan Jika melalui HIS, MULO lalu AMS, butuh waktu 13 tahun. Setelah lulus SMA baik AMS maupun HBS, mereka boleh masuk universitas di Belanda atau melanjutkan ke sekolah tinggi kedokteran bernama School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) yang dikenal juga sebagai Sekolah Dokter Jawa di Kwitang yang kemudian berubah jadi Geeneskundig Hoge School di Salemba

Selain sekolah kedokteran, di Betawi ada sekolah hukum bernama Recht Hoge School. Kampus hukum dan kedokteran kolonial itu belakangan menjadi fakultas-fakultas dari Universitas Indonesia. Ada juga sekolah pertanian atau Landbouw School di Bogor yang belakangan jadi Institut Pertanian Bogor (IPB). Di bidang teknik ada Technik Hoge School di Bandung yang sekarang adalah Institut Teknologi Bandung (ITB). Sedangkan dalam hal karier orang pribumi dihambat ketika masuk dunia kerja, baik di swasta maupun pemerintahan. Karena banyak pribumi yang masuk HIS atau ELS di usia lebih dari 7 tahun alias telat sekolah, maka kesempatan kerja lulusan SMA pribumi berkurang.

9 Manfaat Pendidikan

9 Manfaat Pendidikan bagi Setiap Individu

9 Manfaat Pendidikan – Pendidikan diartikan sebagai proses belajar seseorang untuk mendapatkan pengetahuan. Proses belajar ini tidak hanya bisa didapatkan di sekolah atau lembaga pendidikan lainnya. Karena pendidikan yang pertama kali didapatkan seseorang berasal dari rumah dan keluarganya.

Pendidikan merupakan hal yang penting bagi seseorang. Kebanyakan orang pasti setuju bahwa pendidikan adalah salah satu komponen penting dalam hidup. Karena dengan pendidikan, seseorang berpeluang untuk memperbaiki diri. Seseorang bisa saja kehilangan banyak kesempatan penting jika mereka mengabaikan pentingnya pendidikan.

Manfaat pendidikan tidak hanya sebatas mendapat ilmu. Bagi individu, pendidikan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan seseorang, seperti pengembangan keterampilan, peluang kerja, hingga peningkatan karir.

Selain itu, pendidikan juga bisa memberikan manfaat dalam lingkup sosial. Karena bisa jadi seseorang membuka lapangan kerja, atau membantu seseorang dengan ilmu atau kesejahteraan yang dimiliki.

Berikut beberapa manfaat pendidikan bagi individu dan lingkungan sosial, di lansir dari Mahjong Ways Slot.

Mengurangi Kemiskinan

Manfaat pendidikan yang pertama adalah untuk mengurangi angka kemiskinan. Banyak anak yang hidup dalam kemiskinan dan tidak memiliki akses ke pendidikan dasar. Inilah mengapa kurangnya pendidikan dianggap sebagai penyebab utama kemiskinan.

Misalnya, 171 juta orang dapat terangkat dari kemiskinan jika semua anak dapat lulus dari sekolah dengan kemampuan membaca dasar. Itu berarti penurunan 12 persen dari total dunia. Selain itu, peningkatan pembelajaran di nilai dapat membantu mengurangi kemiskinan absolut hingga 30 persen.

Penghasilan Lebih Tinggi

Manfaat pendidikan yang kedua yaitu penghasilan yang di dapat bisa lebih tinggi. Salah satu manfaat pendidikan adalah kemungkinan mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Orang yang berpendidikan lebih berpeluang mendapatkan pekerjaan dengan gaji lebih tinggi.

Misalnya, penghasilan meningkat sekitar 10 persen dengan tambahan setiap tahun sekolah. Pendidikan tinggi memungkinkan orang untuk memiliki spesialisasi dalam bidang tertentu, sehingga membuka banyak peluang yang berpenghasilan.

Menawarkan Kesetaraan

Manfaat pendidikan yang ketiga yaitu dapat mendukung kesetaraan setiap orang. Pendidikan adalah salah satu penyeimbang terbesar. Untuk memastikan bahwa ada kesempatan yang sama bagi setiap orang tanpa memandang ras, jenis kelamin atau kelas sosial, di perlukan akses yang sama ke pendidikan.

Misalnya, hampir dua per tiga dari 775 juta orang dewasa buta huruf di dunia adalah perempuan. Kurangnya pendidikan ini sering kali membuat mereka kehilangan kesempatan kerja yang lebih baik.

Selain itu, akses ke pendidikan dapat meningkatkan pilihan bagi setiap perempuan. Faktanya, penghasilan seorang perempuan bisa meningkat 10-20 persen dengan tambahan setiap tahun sekolah.

Kesehatan

Manfaat pendidikan yang keempat yaitu dapat meningkatkan kesehatan. Anak-anak dari ibu yang berpendidikan memiliki peluang lebih tinggi untuk menjalani hidup yang lebih sehat. Misalnya, mereka bisa mendapatkan vaksin yang lengkap dan pertumbuhan mereka cenderung lebih baik karena asupan gizi yang lengkap.

Anak-anak yang lahir dari ibu dengan pendidikan menengah atau lebih tinggi, dua kali lebih mungkin untuk bertahan hidup di atas usia lima tahun di bandingkan dengan mereka yang ibunya mengalami kekurangan dalam pendidikan.

Pertumbuhan Ekonomi

Manfaat pendidikan yang kelima yaitu dapat membantu pertumbuhan ekonomi. Negara dengan angka melek huruf yang tinggi, memiliki warga dengan pendapatan per kapita yang tinggi.

Sebaliknya, negara berkembang yang sebagian besar penduduknya hidup di bawah garis kemiskinan biasanya memiliki angka buta huruf yang tinggi.

Mengurangi Tindak Kejahatan

Manfaat pendidikan dapat membentuk rasa benar dan salah dalam diri seseorang, dan biasanya menanamkan rasa seseorang kepada masyarakat. Orang yang hidup dalam kemiskinan termasuk yang paling rentan.

Karena kurangnya kesempatan yang mereka dapatkan, mereka terkadang beralih ke kegiatan yang ilegal. Karena pendidikan meningkatkan peluang, pendidikan juga membantu orang menghindari aktivitas berbahaya ini.

Manfaat Lingkungan

Manfaat pendidikan juga berpengaruh pada lingkungan. Perubahan iklim dan peningkatan angka bencana alam dapat menyebabkan sebanyak 122 juta orang jatuh miskin. Industri hijau akan bergantung pada tenaga kerja yang sangat terampil dan terdidik, dan pendidikan dapat membuat petani lebih memiliki pengetahuan tentang keberlanjutan dalam bidang pertanian. Selain itu, kemampuan membaca dan menulis memungkinkan seseorang menjadi lebih sadar akan masalah lingkungan.

Mengurangi Kekerasan Berbasis Gender

Di banyak daerah, kekerasan berbasis gender berdampak negatif pada hak anak perempuan atas pendidikan. Rasa takut akan kekerasan fisik menghalangi banyak perempuan untuk pergi ke sekolah. Namun, manfaat pendidikan juga dapat memengaruhi pola pikir seseorang secara positif, sehingga mencegah kekerasan.

Mengurangi Pernikahan Anak

Pernikahan anak merupakan perhatian besar di banyak negara berkembang. Manfaat pendidikan dapat mengurangi praktik berbahaya ini, karena setiap tahun pendidikan menengah dapat mengurangi kemungkinan terjadinya pernikahan bagi seorang anak sebesar lima persen.

Dan faktanya, penyelesaian pendidikan menengah sangat berkorelasi dengan anak perempuan untuk menunda pernikahan.

Dampak Ditemukan Komputer dalam Bidang Pendidikan

Dampak Ditemukan Komputer dalam Bidang Pendidikan

Penemuan komputer membawa dampak dalam bidang pendidikan. Dampak ini ada yang sifatnya positif atau bermanfaat, tetapi ada juga yang negatif atau merugikan.

Mengutip dari buku Pengantar Teknologi Informasi untuk Bisnis (2005) karya M. Suyanto, komputer ditemukan pada 1822, oleh Charles Babbage, seorang ahli matematika asal Inggris.

Awalnya Charles hanya berinovasi untuk menciptakan sebuah mesin hitung bertenaga uap. Namun, ternyata penemuannya ini menjadi cikal bakal komputer yang sampai saat kita gunakan.

Dampak komputer dalam bidang pendidikan

Dalam buku Pengembangan Teknologi Pendidikan Berbasis Multimedia dalam Meningkatkan Minat Belajar (2021) karya Winda Anggriyani Uno, disebutkan jika dalam bidang pendidikan, komputer digunakan sebagai sarana belajar.

Artinya komputer dimanfaatkan untuk membantu guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Contohnya komputer dipakai untuk mengerjakan tugas, mengetik tugas, mencari materi pembelajaran di internet, dan lain sebagainya.

Baca juga: Sistem Operasi Komputer: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Kerja, dan Contohnya

Selain itu, dampak lain komputer dalam bidang pendidikan adalah kemudahan proses belajar mengajar. Adanya komputer memudahkan guru untuk menjelaskan materi, contohnya lewat multimedia, seperti animasi, video, dan lainnya.

Walau memiliki dampak positif, penemuan komputer di bidang pendidikan juga menimbulkan dampak negatif.

Menurut Deni Hardianto dalam jurnal Pemanfaatan Software Komputer untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi (EQ) Anak (2008), dampak negatif dari penemuan komputer dalam bidang pendidikan adalah mengurangi kemampuan bersosialisasi siswa atau guru.

Artinya proses pembelajaran yang dilakukan lewat komputer, hanya sedikit melibatkan interaksi sosial antara guru dan siswa. Akibatnya kemampuan mereka untuk bersosialisasi menurun atau terdampak.

Dampak positif dan negatif komputer

Jika dirangkum, ada dua dampak positif dan negatif dari penemuan komputer dalam bidang pendidikan, yakni:

  • Dampak positif ditemukannya komputer dalam bidang pendidikan

Beberapa dampak positif ditemukannya komputer untuk bidang pendidikan adalah:

  1. Memudahkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran
    Guru bisa dengan mudah membuat materi yang ingin disampaikan. Sedangkan murid dimudahkan untuk belajar dan mengerjakan tugas.
  2. Kemudahan dalam proses belajar mengajar
    Tidak hanya membantu proses belajar, adanya komputer juga memudahkan pencarian informasi, penyusunan jadwal pelajaran, pembuatan daftar nilai, absensi, dan lain sebagainya.

Baca juga: Jaringan Komputer: Pengertian dan Manfaatnya Agen Maxbet

  • Dampak negatif ditemukannya komputer dalam bidang pendidikan

Sedangkan dampak negatif adanya komputer dalam dalam bidang pendidikan yaitu:

  1. Membuat kemampuan bersosialisasi menurun
    Penemuan komputer dalam bidang pendidikan dapat menurunkan kemampuan bersosialisasi antara guru dan siswa. Hal ini bisa disebabkan oleh pemberian materi lewat komputer, serta pengerjaan dan pengumpulan tugas lewat internet.
  2. Kecanduan bermain komputer
    Selain menurunkan kemampuan bersosialisasi, penemuan komputer dalam bidang pendidikan juga menyebabkan kecanduan. Oleh karena selalu berhadapan dengan komputer, siswa dan guru menjadi selalu tergantung dan mengadalkan komputer dalam proses belajar mengajar.
Sistem Pendidikan di Amerika Serikat

Sistem Pendidikan di Amerika Serikat

Sistem Pendidikan di Amerika Serikat – Sistem pendidikan di jaman modern didalam tiap tiap th. miliki perubahan indeks penilaian. Namun dari tiap tiap th. penilaian tersebut, Amerika Serikat sebagai keliru satu negara besar di Dunia miliki pendidikan yang terbaik berdasarkan QS World Ranking sendiri kampus-kampus seperti Massachusetts Institute of Technology (MIT), Universitas Harvard dan Universitas Standford tetap menjadi 10 besar.

Secara umum, proses pendidikan sekolah di Amerika Serikat dibagi menjadi empat tahap. Mulai dari Program Anak Usia Dini (Nursery to Pre-K) usia 2-5 tahun, Sekolah Dasar (Kelas 1 sampai 5) untuk usia 6-10 tahun, Sekolah Menengah Pertama (Kelas 6 sampai 8) untuk usia 11-14 tahun, dan Sekolah Menengah Atas (Kelas 9-12) untuk usia 15-18 tahun.

3 Sistem Pendidikan di Amerika Serikat Yang Diterapkan

1. Pendekatan Literasi

Literasi di Amerika Serikat mengajarkan siswanya studi secara mandiri dan eksplorasi bahasa yang dibebaskan gara-gara akses di perpustakaan yang baik. Hal ini memiliki tujuan untuk meraih keseimbangan antara bahasa dan fonik saat studi membaca dan menulis.

2. Keterampilan Matematika

Matematika menjadi tidak benar satu pelajaran yang dipelajari secara betul-betul di Amerika Serikat. Sistem ini secara berkelanjutan mendapat peringkat sebagai tidak benar satu program akademik terbaik secara Internasional. Pelajaran Matematika menjadi rancangan yang disajikan berulang kali di seluruh kurikulum Amerika Serikat, karena tambah rumit yang dipelajari gangguan solving dan daya gawat siswa tambah terasah.

Baca juga: SMA Terbaik di Jakarta Yang Bisa Kamu Pilih

3. Pembelajaran yang Praktis

Sistem pendidikan di Amerika Serikat menekankan pada pembelajaran praktis yang menggabungkan pelajaran dan aktivitas kehidupan nyata. Program seperti “Inspired Science”dirancang sekolah untuk melibatkan semua siswa melalui kunjungan virtual, podcast, teks dan interaktif.

Kurikulum juga memungkinkan siswa untuk mendemonstrasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh pada setiap usia dan tahapan. Termasuk keterampilan penting dalam hal kepemimpinan, kolaborasi, pemikiran kritis dan berbicara di depan umum.

4. Pengembangan Karakter

Pendidikan Amerika Serikat tidak hanya berfokus pada akademik, namun juga karakter siswa yang diharapkan. Program pengembangan karakter ini bertujuan untuk mempromosikan perilaku positif, kesadaran global, toleransi terhadap orang lain, dan yang terpenting, kebaikan dan empati pada siswa.

SMA Terbaik di Jakarta Yang Bisa Kamu Pilih

SMA Terbaik di Jakarta Yang Bisa Kamu Pilih

SMA Terbaik di Jakarta – Banyak SMA di Jakarta yang menduduki posisi terbaik berdasarkan hasil top 1000 sekolah tahun berdasarkan Nilai UTBK oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Rilis yang diumumkan pada Agustus menunjukkan jika SMA terbaik di Jakarta berdasarkan nilai UTBK adalah SMAN 8 Jakarta. SMA ini terletak di Jakarta Selatan. Sekolah ini menempati peringkat ke-5 SMA terbaik di Indonesia versi nilai UTBK dengan nilai total 635,347. Data sekolah ini, bisa dijadikan pegangan dan gambaran bagi orangtua saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Ketua LTMPT, Prof. Mochamad Ashari sempat menjelaskan, jika nilai UTBK yang digunakan dalam pengukuran top 1000 sekolah ini dihutung dari 60 persen nilai Tes Potensi Skolastik (TPS) dan 40 persen nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Nilai TPS diambil berdasarkan rerata TPS tiap peserta dari masing-masing sekolah. Sementara nilai TKA diambil berdasarkan rerata TKA (Saintek dan Soshum) tiap peserta dari sekolah. Adapun peserta yang mengikuti Ujian Campuran, nilai TKA-nya diambil yang tertinggi. Apa saja SMA terbaik di Jakarta versi nilai UTBK ? kamu bisa melihatnya seperti di bawah ini.

15 SMA Terbaik di Jakarta

  • SMAN 8 Jakarta, Jakarta Selatan
    Peringkat nasional: 5
    Nilai total: 635,347
  • SMA Labschool Kebayoran, Jakarta Selatan
    Peringkat nasional: 6
    Nilai total: 634,304
  • SMA Kanisius Jakarta, Jakarta Pusat
    Peringkat nasional: 7
    Nilai total: 632,269
  • SMAN 2 Jakarta, Jakarta Barat
    Peringkat nasional: 8
    Nilai total: 631,421
  • SMAN 68 Jakarta, Jakarta Pusat
    Peringkat nasional: 10
    Nilai total: 629,223
  • SMAN 28 Jakarta, Jakarta Selatan
    Peringkat nasional: 14
    Nilai total: 629,223
  • SMAN 81 Jakarta, Jakarta Timur
    Peringkat nasional: 16
    Nilai total: 624,037
  • SMAS Kristen 5 BPK Penabur, Jakarta Utara
    Peringkat nasional: 17
    Nilai total: 621,951
  • SMAN 21 Jakarta, Jakarta Timur
    Peringkat nasional: 22
    Nilai total: 616,405
  • SMAN 61 Jakarta, Jakarta Timur
    Peringkat nasional: 23
    Nilai total: 615
  • SMAN 34 Jakarta, Jakarta Selatan
    Peringkat nasional: 26
    Nilai total:613,287

Baca juga: Penerapan Pendidikan Anti Korupsi

  • SMAN 48 Jakarta, Jakarta Timur
    Peringkat nasional: 27
    Nilai total: 611,964
  • SMAS Santa Ursula, Jakarta Pusat
    Peringkat nasional: 30
    Nilai total: 609,237
  • SMAN 78 Jakarta, Jakarta Barat
    Peringkat nasional: 32
    Nilai total: 607,431
  • SMAN 47 Jakarta, Jakarta Selatan
    Peringkat nasional: 36
    Nilai total: 603,293

Itulah 15 SMA yang ada di Jakarta yang bisa kalian daftarkan untuk melangkah ke jenjang sekolah menengah atas yang tentunya terbaik di Jakarta.

Penerapan Pendidikan Anti Korupsi

Penerapan Pendidikan Anti Korupsi

Pendidikan Anti Korupsi banyak diperbincangkan di Indonesia, dimana banyak yang menyambut baik dari penerapan yang di ancang-ancang akan di adakan di Indonesia ini. Seperti yang kita ketahui, jika Indonesia adalah salah satu negara yang tingkat kejahatan korupsi nya sudah di tingkat yang mengkhawatirkan. Banyak nya oknum-oknum yang berasal dari pejabat-pejabat tinggi negara menjadi hal yang sangat di sayangkan banyak pihak. Dari kejadian tersebut banyak sekali masyarakat yang sudah mulai tidak percaya lagi dengan sistem pemerintahan yang dijalankan. Itulah sebab nya pendidikan tentang anti korupsi ini sangat penting untuk dilakukan guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhandap pemerintahan kembali membaik.

Di era digital seperti sekarang ini banyak sekali hal yang bisa kita dapatkan dari internet tanpa harus mengeluarkan usaha ekstra untuk mendapatkan informasi. Semua hal yang di kabarkan di internet juga nyatanya mampu mempengaruhi siapa saja orang yang sedang mendengarkan nya atau menyerap informasi tersebut. Korupsi adalah penyakit yang lama ada di Indonesia sejak dulu dan kini sudah menjamur ke banyak instansi-instansi di Indonesia. Hal kecil yang tanpa kita sadari itu adalah hal kita, sudah di rampas oleh mereka yang menyalahgunakan jabatan.

Pendidikan Anti Korupsi Diharapkan Mampu Menjadi Solusi

Walaupun keinginan untuk menerapkan pendidikan pendalaman tentang anti korupsi ini sudah lama adanya dari dulu kala, namun nyatanya di Indonesia sendiri kegiatan ini masih belum mendapatkan kejelasan. Pendidikan ini dulunya sempat di angkat oleh pemerintah untuk segera di adakan di mata pelajaran sekolam menenangan pertama (SMP) namun terkendala di banyak sistem yang mau diterapkan. Adapun penerapan pendidikan ini juga ingin di selenggarakan untuk mereka mereka yang hendak naik level ke jenjang atau jabatan yang lebih tinggi.

Baca juga: Sistem Pendidikan di Jepang

Dimana mereka nantinya akan di ambil sumpah untuk tidak melakukan tindakan korupsi jika sudah ada pada posisi yang tinggi nantinya. Namun walaupun demikian, banyak juga kendala yang di temukan oleh banyak pihak dari niatan pendidikan korupsi yang satu ini. Hingga sampau saat ini pun, Indonesia juga masih terbukti belum menyelenggarakan pendidikan yang sudah lama di janjikan oleh pemerintah tersebut.

Sistem Pendidikan di Jepang

Sistem Pendidikan di Jepang

Sistem Pendidikan di Jepang – Siapa yang tidak mendengar keistimewaan sistem pembelajaran di Jepang. Berdasarkan hasil survey tahunan berasal dari Best Country Report yang diadakan oleh US News plus World Report, BAV groups, dan The Wharton School of the University of Pennsylvania, Jepang menduduki peringkat Slot Deposit 10k ke dalam negara bersama dengan sistem Pendidikan terbaik terhadap tahun 2021.

Sistem Pendidikan Jepang terdiri berasal dari enam tahun Pendidikan dasar (Primary Education) dan enam tahun Pendidikan menengah (secondary Education). Pendidikan menengah di jepang dibagi jadi tiga tahun Pendidikan menengah bawah dan tiga tahun Pendidikan bawah. Karena negara Jepang miliki program kudu studi Sembilan tahun, maka Pendidikan kudu di Jepang adalah enam tahun Pendidikan dasar dan tiga tahun Pendidikan menengah bawah.

Setelah mengenyam Pendidikan Menengah bawah, siswa di Jepang miliki pilihan untuk melanjutkan ke Pendidikan menengah atas (high school) sepanjang tiga tahun atau studi di Sekolah tinggi kejuruan atau diploma. Siswa yang lulus high school dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Untuk siswa yang miliki kebutuhan khusus, Jepang miliki special Needs Education. Sistem pendidikan di Jepang? Jepang, sebagai tidak benar satu negara maju mempunyai rahasia bagaimana mereka dapat jadi sekarang, bersama dengan tidak benar satunya pendidikan mereka. Pendidikan di Jepang mengalami sejarah yang terlampau panjang di mana mereka mulanya mengikuti pola pendidikan di China, seperti confuciasnism yang bersamaan terhadap waktunya menyebarnya agama Budha di Jepang.

Perkembangan Sistem Pendidikan di Jepang

Lama – kelamaan, bersama dengan mulainya kontak bersama dengan dunia barat terhadap abad ke enambelas hingga tujuh belas awal yang dibawa oleh para missionaris maka mereka mulai menengal agama kristiani dan terhitung pelajaran-pelajaran yang baru seperti bhs dunia barat atau pelajaran musik klasik barat. Namun, terhadap selagi itu cuma beberapa yang dapat membaca dan tulis. Perkembangan tetap bergerak hingga era Edo di mana para masyarakat yang tersedia umumnya sudah dapat menulis dan membaca sebab meningkatnya literasi, pembelajaran ideology, dan konsistensi yang ada, yang terhadap era Meiji, Jepang sudah jadi era yang cukup moderen terhadap jamannya. Di jaman kependudukan Sekutu, pendidikan Jepang pun semakin berkembang bersama munculnya institusi tinggi layaknya universitas. Yang sesudah berakhirnya kependudukan Sekutu, jepang pun terasa mengadaptasi cara studi dari Perang Dunia II ini yang sangat berhasil efeknya bagi penduduk Jepang hingga sekarang.

Hal itu juga serupa pada kaum wanita di Jepang, dahulu para wanita diharuskan menjaga tempat tinggal dan keluarga saja kala pria bekerja keras dan dapat mendapatkan pendidikan tinggi, namun perkembangan untuk seorang wanita dapat menaikan derajatnya serupa bersama pria terasa muncul kala jaman Sengoku dimana para wanita wajib dapat menjaga negara dan keluarganya seandainya sang pria udah wafat didalam peperangan atau ketika berperang, perihal ini terinspirasi dari Genji Monogatari yang ditulis oleh Murasaki Shikibu yang dimana karakter wanitanya adalah karakter wanita berpendidikan tinggi.

10 Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Ahli

10 Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Ahli

Psikologi pendidikan adalah salah satu cabang dari psikologi yang merupakan ilmu pengetahuan mengenai tingkah laku manusia dalam proses belajar-mengajar dan berkaitan dengan ilmu mengajar.

Dalam proses mengajar, para pendidik dituntut untuk mempunyai pengetahuan yang memadai tentang materi yang diajarkannya, serta menguasai berbagai metode dalam penyampaian.

Hal tersebut dilakukan supaya apa yang mereka sampaikan mudah dipahami dan dapat dimengerti oleh anak didik.

Maka dari itu, penguasaan terhadap ilmu jiwa pendidikan (psikologi pendidikan) merupakan suatu tuntutan bagi orang-orang yang menggeluti dunia pendidikan.

Baca juga: 7 Definisi Pendidikan Menurut Para Ahli

Agar lebih mudah memahaminya, berikut definisi psikologi pendidikan menurut ahli, yaitu:

  • Menurut Whetherington (1982)

Whetherington memandang psikologi pendidikan adalah sebuah studi yang sistematis mengenai proses-proses dan faktor-faktor yang berkaitan dengan pendidikan manusia.

  • Menurut Winkel (1983)

Winkel mengartikan psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari prasyarat-prasyarat (faktor-faktor) bagi pelajar di sekolah, berbagai jenis belajar dan fase-fase yang ada dalam semua proses belajar.

  • Menurut Good (1954)

Menurut Good, psikologi pendidikan merupakan suatu kajian mengenai hakikat belajar.

  • Menurut Muhibin Syah (2002)

Muhibin Syah mendefinisikan psikologi pendidikan sebagai suatu disiplin psikologi yang menyelidiki masalah psikologis yang ada dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Psikologi Komunikasi: Pengertian dan Penggunaannya sbobet login

  • Menurut Crow dan Crow (1958)

Crow dan Crow memaparkan bahwa psikologi pendidikan dapat dipandang sebagai ilmu pengetahuan praktis yang berguna untuk menerangkan belajar sesuai dengan prinsip-prinsip yang ditetapkan secara ilmiah dan fakta-fakta sekitar tingkah laku manusia.

  • Menurut Abror (1993)

Menurut Abror, psikologi pendidikan adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia yang berlangsung dalam proses belajar-mengajar.

  • Menurut Sumadi Surya (1984)

Menurut Sumadi Surya, psikologi pendidikan yaitu sebuah pengetahuan psikologi tentang anak didik dalam situasi pendidikan.

  • Menurut Elliot (1999)

Elliot berpendapat bahwa psikologi pendidikan adalah penerapan teori-teori psikologi untuk mempelajari perkembangan, belajar, motivasi, pengajaran, dan permasalahan yang muncul di dalam dunia pendidikan.

  • Menurut Barlow (1985)

Syah menyampaikan bahwa menurut Barlow, psikologi pendidikan adalah suatu pengetahuan berdasarkan riset psikologi yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu seorang guru dalam proses belajar-mengajar secara lebih efektif.

  • Menurut Tardif dalam Syah (1997)

Menurut Tardif, psikologi pendidikan yakni suatu bidang studi yang berkaitan dengan penerapan pengetahuan mengenai perilaku manusia dalam berbagai usaha kependidikan.

Baca juga: 10 Pengertian Akuntansi Menurut Ahli

Referensi:

  • Uyun, M. & Warsah, I. (2021). Psikologi Pendidikan. Sleman: Deepublish.
  • Rizki, M.dkk. (2022). Psikologi Pendidikan. Sukoharjo: Pradina Pustaka.
  • Magdalena, I. (2021). Psikologi Pendidikan dalam Perspektif Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Sukabumi: CV. Jejak.
Kisah Riri, Alumnus Program LKP Vokasi yang Kerja di Kapal Pesiar Internasional

Kisah Riri, Alumnus Program LKP Vokasi yang Kerja di Kapal Pesiar Internasional

Pendidikan vokasi semakin memberikan solusi dalam mengatasi penyerapan tenaga kerja generasi muda Indonesia. Mereka yang berhasil lulus dari berbagai program pendidikan vokasi memiliki keunggulan dalam penguasaan keahlian terapan tertentu.

Seperti Riri Mardhiyyah, alumunus program vokasi di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Abdi Bangsa Institute, Cianjur Jawa Barat. Saat ini, Riri panggilan akrabnya bekerja di kapal pesiar jalur internasional yakni Holland-America Line dengan gaji fantastis.

Tak mudah, pencapaian karier yang diraih Riri memiliki cerita yang cukup panjang. Hal ini diceritakannya dalam talkshow ‘Senangnya Belajar di Vokasi’ dalam rangkaian acara Vokasifest x Festival Kampus Merdeka 2023, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) lalu.

Awal Mula Memilih LKP Vokasi

Diceritakan Riri, keputusannya mengambil pendidikan vokasi timbul ketika tamat pendidikan menengah. Sebagai tulang punggung keluarga, ia memilih kursus perhotelan agar dapat langsung bekerja dan sesuai dengan minatnya, yakni dalam bidang sosial dan bahasa.

“Saya ingin mempelajari bidang yang lebih spesifik dengan biaya yang terjangkau dan waktu yang singkat. Hingga nantinya memiliki pekerjaan dengan cepat dalam ruang lingkup yang luas. Untuk itulah saya memilih kursus perhotelan di LKP Abdi Bangsa Institute,” ungkap Riri dikutip dari rilis di laman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Jumat (15/12/2023).

Ketika kursus berlangsung, Riri menjelaskan ia mendapat metode pembelajaran yang bersumber dari praktisi dan profesional di bidang perhotelan. Dengan demikian, peserta didik bisa mengetahui bagaimana dunia kerja secara nyata dan siap ketika menghadapinya.

Salah satu praktek yang dilakukan Riri adalah menangani tamu dan bagaimana cara memecahkan masalah yang ada di lapangan.

“Waktu itu, yang mengajar adalah Manager Front Office salah satu hotel ternama. Berkat kerja sama dengan LKP dan industri, hal itu membuat peserta didik jadi mengetahui bagaimana dunia kerja hingga nantinya siap kerja,” jelas Riri.

Pembelajaran yang berdasarkan praktek ini nyatanya membuahkan hasil yang baik. Riri berhasil mendapatkan pekerjaan bahkan sebelum lulus dari LKP Abdi Bangsa Institute.

Ia sempat mendapat kesempatan untuk mengikuti on job training di Sunway Malaysia. Setelah selesai kariernya mulai meningkat dengan bekerja di Hotel Santika Premiere Slipi dan Santika Premiere Hayam Wuruk hingga tahun 2021.

Berdikari di Jalur Laut

Sejak tahun 2021, Riri memilih untuk terbang lebih tinggi lagi. Ia melanjutkan kariernya di kapal pesiar dengan kontrak Holland-America Line di tahun yang sama.

Menjadi hotelier di hotel dan kapal pesiar merupakan karier yang sangat ia senangi. Terlebih ia adalah anak perempuan yang diandalkan keluarga.

Sejak memilih program LKP vokasi menjadi batu loncatannya, Riri terus bersungguh-sunggu agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Ia juga bersyukur bila orang tuanya percaya dan mendukung langkahnya untuk bekerja di kapal pesiar.

“Orang tua saya bercerai dan saya adalah anak kedua Nova88 dari empat bersaudara, serta anak perempuan satu-satunya. Namun, saya bersyukur ayah saya sangat percaya kepada saya untuk bekerja di luar negeri dan mendukung saya untuk berkarier di kapal pesiar,” tutur Riri.

Bekerja sekaligus menjalankan hobi adalah impian banyak orang dan Riri menggapai hal tersebut. Bagaimana tidak, ia bisa bekerja sekaligus keliling berbagai negara secara gratis bahkan dibayar.

Tak sembarangan, gaji yang didapatkan Riri juga terbilang fantastis. Ia mendapatkan gaji per bulannya sebesar USD 1.800 atau sekitar Rp 28 juta.

Riri menegaskan, melalui pendidikan vokasi ia bisa mendapatkan pengalaman dan koneksi yang lebih luas serta kemampuan berbahasa Inggris yang terus meningkat setiap waktunya. Tak hanya itu, pendidikan vokasi juga membuka langkahnya untuk bersain di bidang hospitality industry lingkup internasional.

“Pendidikan vokasi dapat membawa saya mampu bersaing dan mampu mengembangkan karier di bidang hospitality industry dengan ruang lingkup internasional, bukan hanya di darat namun juga di laut,” ungkapnya.

Kini, mimpi Riri tidak berhenti. Ia memiliki impian untuk membuka restoran dan menjajaki bidang F&B.

Namun, sekarang ia akan melanjutkan kariernya di kapal pesiar sehingga memiliki modal yang cukup untuk membangun usaha. Kita doakan yang terbaik untuk mimpi Riri yuk detikers, semoga berhasil!

Inflasi Pendidikan Tinggi, Berapa Biaya Kuliah 5 dan 10 Tahun Lagi

Inflasi Pendidikan Tinggi, Berapa Biaya Kuliah 5 dan 10 Tahun Lagi?

Tidak banyak orangtua menyadari angka inflasi pendidikan di Indonesia terbilang sangat tinggi. Lembaga keuangan Jiwasraya menyebut asumsi angka kenaikan inflasi 15% untuk sektor pendidikan.

Hal ini diperkuat dengan data Badan Pusat Statistik di mana sektor penyumbang inflasi tertinggi pada laporan BPS bulan September 2017.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan inflasi tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga beberapa indeks kelompok pengeluaran, contohnya biaya pendidikan.

“Kelompok ini pada September 2017 menyumbang inflasi sebesar 0,08 persen. Komoditas yang dominan menyumbang inflasi, yakni uang kuliah sebesar 0,04 persen, uang sekolah SD-SMA dan tarif rekreasi masing-masing sebesar 0,01 persen,” kata Suhariyanto, di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (2/10/2017).

Lalu dengan rerata kenaikan inflasi pendidikan sebesar 15%, berapa perkiraan biaya kuliah di tahun 2023 dan 2028?

Baca juga: Mengejar Pendidikan Internasional, antara Impian dan Realita

Jiwasraya berdasarkan kenaikan nilai inflasi pendidikan per tahun sebesar 15% mencoba membuat perhitungan biaya kuliah per semester di 6 perguruan tinggi favorit, di antaranya: Institut Teknologi Bandung (ITB), Bina Nusantara (Binus), Universitas Indonesia (UI), Unpad (Universitas Padjajaran), ITS (Institut Teknologi 10 November Surabaya) dan UGM (Universitas Gadjah Mada).

Berikut https://manajemen-pelayanankesehatan.net/ perkiraan biaya kuliah dalam 5 dan 10 tahun ke depan:

Tahun 2018:

  • ITB: Rp. 20.000.000
  • Binus: Rp. 19.550.000
  • UI: Rp. 15.000.000
  • Unpad: Rp. 13.000.000
  • ITS: Rp. 7.500.000
  • UGM: Rp. 26.000.000

Tahun 2023

  • ITB: Rp. 46.261.615
  • Binus: Rp. 45.220.338
  • UI: Rp. 34.695.911
  • Unpad: Rp. 30.069.790
  • ITS: Rp. 17.347.956
  • UGM: Rp. 60.139.580

Tahun 2028

  • ITB: Rp. 93.047.828
  • Binus: Rp. 90.954.252
  • UI: Rp. 34.695.911
  • Unpad: Rp. 69.785.871
  • ITS: Rp. 34.892.935
  • UGM: Rp. 120.962.176

Dalam infografis ini, Jiwasraya menyebutkan bahwa biaya kuliah tersebut belum termasuk biaya kost, fotokopi, modul kuliah, workshop dan juga uang saku/jajan anak.

Angka tersebut juga merupakan angka asumsi rata-rata tertinggi biaya kuliah dari masing-masing universitas tanpa melihat jurusan.

4 Keuntungan Mahasiswa Ikut Organisasi

Semua kampus memiliki organisasi mahasiswa yang beraneka ragam, seperti organisasi jurusan, organisasi musik, sampai organisasi tingkat universitas.

Mahasiswa yang masuk ke dalam organisasi, bisa mendapatkan keuntungan banyak.

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan Alumni dan Inovasi (BAKAI) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Khoirul Anam mengatakan, mahasiswa bisa mendapatkan banyak keuntungan kalau mengikuti organisasi.

Misalnya, membantu mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan, meningkatkan prestasi akademis, seperti keterampilan presentasi, keterampilan riset, dan keterampilan menulis.

Baca juga: UGM Beri Sarapan Gratis buat Mahasiswa yang Ikut Ujian Semester

Menurutnya, mahasiswa perlu untuk memilih organisasi yang tepat agar dapat memastikan pengalaman yang didapat bermanfaat atau tidak. Sehingga mahasiswa bisa memanfaatkan organisasi intra kampus ataupun ekstra kampus.

4 keuntungan ikut organisasi mahasiswa

Khoirul memaparkan, setidaknya ada empat keuntungan yang bisa didapatkan mahasiswa saat mengikuti organisasi

Pertama, menambah pengalaman agar lebih luas. Secara otomatis mahasiswa yang mengikuti organisasi akan banyak bertemu dengan banyak orang melalui kegiatan sosial atau forum-forum diskusi.

“Berbagai pengalaman ini akan menambah pengetahuan dan menjadi ilmu baru karena pengalaman ini tidak diajarkan di ruang kelas saat perkuliahan,” ucap Khoirul dilansir dari laman UM Surabaya.

Baca juga: Ketentuan Pilih Prodi D3-S1 di Seleksi Masuk PTN 2024 Jalur SNBP

Kedua, melatih diri dalam manajemen waktu. Mahasiswa yang mengikuti organisasi akan lebih banyak memiliki tanggungan, sehingga harus profesional dalam mengatur waktu dalam mengerjakan tugas kuliah dan tugas tanggung jawab organisasi.

Dengan kemampuan ini, maka mahasiswa akan terbiasa untuk menggunakan waktu yang dimiliki dengan baik.

Ketiga, adalah membangun relasi. Dengan bertemu banyak orang baru mahasiswa akan membentuk sebuah jaringan.

Mahasiswa dengan mudah bisa mendapatkan informasi-informasi, seperti perlombaan, pekerjaan, dan lainnya.

Hal itu mengingat mereka terdiri dari berbagai latar belakang berbeda, tempat yang berbeda, umur yang berbeda, fakultas yang berbeda, kebiasaan yang berbeda, hingga universitas yang juga berbeda.

“Dengan banyaknya relasi yang dibangun selama masa perkuliahan, maka relasi ini suatu saat dapat mendukung mahasiswa saat membutuhkan bantuan atau dukungan nantinya,” jelas Khoirul.

Keempat, melatih jiwa kepemimpinan. Secara langsung mahasiswa yang mengikuti organisasi akan menemukan banyak hal baru yang melatih jiwa kepemimpinan.

Baca juga: Sicbo Online Dice Dadu Aturan Baru SNPMB 2024: Lolos SNBP Tak Boleh Daftar SNBT dan Jalur Mandiri PTN

“Mahasiswa akan belajar bagaimana mengambil sebuah keputusan, berbicara di depan umum dengan baik karena mereka sudah terlatih dengan seringnya kegiatan berdiskusi,” pungkas dia.

Lebih 600 Ribu Anak Papua Tak Sekolah , Apakah Yang Salah

Lebih 600 Ribu Anak Papua Tak Sekolah , Apakah Yang Salah?

Lebih 600 Ribu Anak Papua Tak Sekolah – Data menyebut, di Papua ada lebih 620 ribu anak di jenjang SD, SMP dan SMA/SMK tidak bersekolah atau tidak merampungkan pendidikannya. Penyebabnya kompleks, dan diperlukan kecermatan melacak jalan keluar, gara-gara beragam keterbatasan.

Untuk edukatif anak Papua, guru memegang peran utama. Karena itulah, ahli pendidikan Universitas Papua, Dr Agus Irianto Sumule menyebut, ketersediaan guru sebagai pondasi persoalan.

“Problem mendasarnya itu jikalau aku melihatnya, adalah kekurangan tenaga guru. Kita merampungkan masalah pendidikan, itu perlu Slot Gacor Malam ini dimulai berasal dari ketersediaan tenaga guru, baik tenaga guru untuk tingkat PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK,” kata Agus didalam pembicaraan dengan VOA.

Agus mengirimkan information yang merinci, ada lebih 244 ribu anak jenjang SD tidak sekolah, 224 ribu lebih di jenjang SMP dan 151 ribu lebih di jenjang SMA/SMK. Angka totalnya adalah 620.724, dan itu tersebar di tiap tiap kabupaten di tanah Papua. Kondisi ini melanggar prinsip Undang-Undang Otonomi Khusus Papua sendiri yang menyebut bahwa penduduk Papua, lebih-lebih Orang Asli Papua, perlu mempunyai pendidikan minimum sekolah menengah, yakni SMA/SMK, Paket C atau sederajat.

Tahun ini tema Hari Pendidikan Nasional kita adalah ”Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar”. Melihat tema yang diangkat tahun ini, rasanya lagi-lagi Papua dapat mengalami ada masalah untuk mengejawantahkannya di dunia pendidikan yang ada.

Tercatat Lebih 600 Ribu Anak Papua Tak Sekolah

Masalah pendidikan di Papua tetap mirip seperti puluhan tahun yang lalu: kapasitas, kompetensi, distribusi, dan kekurangan guru tetap menjadi masalah utama. Rapor kebolehan literasi dan numerasi Papua tetap di bawah 50 persen, angka normal harusnya di atas 80 persen. Dengan suasana literasi dan numerasi yang rendah tersebut, dipastikan pengaruhi kesejahteraan masyarakatnya.

Jika di dunia pendidikan mengenal arti kejadian luar biasa (KLB), rendahnya tingkat literasi di Papua ini harusnya masuk didalam kategori KLB, yang perlu mendapatkan perhatian khusus pemerintah. Peran guru dan orangtua saja tidak dapat cukup. Papua butuh prinsip yang lebih konkret berasal dari pemerintah pusat sampai daerah.

Baca juga: Edukasi : Makanan Yang Mengandung Protein Yang Baik Bagi Tubuh

Papua adalah lokasi yang amat spesifik, baik berasal dari sisi bentang geografis, budaya, maupun sejarah, supaya menerapkan kurikulum yang mirip dengan kurikulum nasional tentulah tidak dapat berhasil. Jika orientasi pemerintah pusat adalah menciptakan kurikulum yang mampu sebabkan institusi pendidikannya berkompetisi secara mutu di dunia internasional, Papua dapat jadi ketinggalan gara-gara tetap mempunyai masalah akses pendidikan yang belum seluruhnya terselesaikan. Misalnya saja tingkat kehadiran guru yang memadai rendah di sekolah-sekolah di pedalaman.

Masalah pendidikan di Papua tetap amat mendasar. Sulitnya akses terhadap pendidikan dasar tetap menjadi masalah utama. Maka, bagaimana kita mampu meminta penduduk Papua dapat lebih mempunyai kebolehan menghadapi perubahan jikalau membaca saja tetap belum lancar. Tanpa kebolehan literasi yang baik, jangankan untuk melacak solusi, mengerti suasana saja tentu tidak mudah.

Eat At Playa

Edukasi : Makanan Yang Mengandung Protein Yang Baik Bagi Tubuh

Makanan yang mengandung protein tinggi sering kali menjadi pilihan slot bet 100 bagi para pelaku diet atau hendak membentuk massa otot. Tak hanya itu, jenis makanan ini juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui serta bayi dan balita untuk mendukung tumbuh kembangnya.

Protein termasuk zat gizi makro yang penting untuk tubuh. Untuk itu, Anda perlu asupan zat gizi ini setiap harinya. Ada berbagai macam makanan sumber protein baik hewani maupun nabati.

Selama proses pencernaan, makanan berprotein akan dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang disebut asam amino. Nutrisi ini berperan penting dalam mendukung proses metabolisme tubuh, memperbaiki sel dan jaringan tubuh yang rusak, serta memproduksi sel-sel baru.

Protein merupakan zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan, meningkatkan masa otot, dan fungsi sel dan organ tubuh.

Berdasarkan tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG), Anda yang termasuk dalam kelompok umur 17 – 60 tahun dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 56 – 66 gram protein per hari.

Berbagai makanan tinggi protein juga kerap dikonsumsi dalam program diet tertentu, seperti diet Dukan atau diet golongan darah.

Khasiat Makanan Yang Mengandung Protein

Diet protein tinggi umumnya diiringi dengan menekan asupan karbohidrat. Diet ini dapat membantu penurunan berat badan, tanpa adanya penurunan berat badan secara drastis, karena membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Meski demikian, diet jenis ini sebaiknya dilakukan dengan hati-hati karena ada beberapa risiko yang harus dipertimbangkan, terutama jika dilakukan dalam jangka waktu lama.

Baca juga: Manfaat Pendidikan Non Formal : Ini Contohnya

Risiko yang bisa muncul meliputi kekurangan serat sehingga menimbulkan konstipasi. Selain itu, konsumsi daging merah berlebih ataupun produk susu yang mengandung lemak tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Diet tinggi protein juga harus diwaspadai oleh penderita gangguan ginjal karena dapat memberi beban ekstra pada fungsi ginjal. Demikian juga bila Anda menderita diabetes dan penyakit kronis lain, sebaiknya waspada dengan diet jenis ini.

Sangat penting untuk memperhatikan asupan protein yang memadai, sesuai kebutuhan harian. Bila Anda sedang menjalani diet, sebaiknya pilih makanan yang mengandung protein, rendah lemak, khususnya lemak jahat, dan rendah kalori. Jika perlu, konsultasikan ke dokter untuk mendapat rekomendasi asupan protein yang tepat.

Manfaat Pendidikan Non Formal

Manfaat Pendidikan Non Formal : Ini Contohnya

Manfaat Pendidikan Non Formal – Selain pendidikan formal yang terstruktur dan berkesinambungan dari pendidikan dasar hingga tinggi, ada pula pendidikan non formal. Dalam pendidikan non formal, kegiatan belajarnya lebih singkat, tidak seperti halnya pendidikan formal.

Berbagai macam pendidikan non formal tersedia untuk kalangan anak-anak hingga dewasa. Yuk ketahui lebih lanjut!

Pengertian Pendidikan Non Formal

Mengutip jurnal dari Slot Bonus Universitas Siliwangi, menurut Coombs, pendidikan non formal adalah setiap kegiatan terorganisasi dan sistematis di luar sistem persekolahan yang mapan. Kegiatan ini dilakukan secara mandiri atau melayani peserta didik tertentu untuk mencapai tujuan belajarnya.

Sementara, menurut Djudju Sudjana, pendidikan non formal adalah setiap upaya pendidikan dalam arti luas. Di dalamnya terdapat komunikasi yang teratur serta terarah dan diselenggarakan di luar sekolah. Sehingga seseorang atau sebuah kelompok memperoleh informasi mengenai pengetahuan, latihan dan bimbingan sesuai dengan tingkatan usia dan kebutuhan hidupnya.

Dapat disimpulkan bahwa, pendidikan non formal atau luar sekolah adalah segala upaya pendidikan sistematis dan terorganisir yang diselenggarakan di luar sistem persekolahan. Tujuannya adalah untuk mengembangkan potensi peserta didik sesuai dengan usia dan kebutuhannya.

Sama halnya seperti pendidikan formal, pendidikan non formal juga memiliki sejumlah manfaat. Simak pembahasannya di bawah ini.

1. Sebagai Komplemen atau Pelengkap dari Pendidikan Sekolah

Mengutip jurnal dari Universitas Siliwangi, pendidikan non formal memiliki seperangkat kurikulum tetap yang dibutuhkan, sesuai dengan situasi daerah dan masyarakat

2. Sebagai Sebuah Suplemen atau Tambahan dari Pendidikan Sekolah

Menurut makalah karya Astrino Purmanna di id.scribd.com, Pendidikan non formal memberikan kesempatan kepada:

  1. Peserta didik yang ingin memperdalam materi pelajaran tertentu yang diperoleh selama mengikuti pendidikan pada jenjang sekolah.
  2. Alumni suatu jenjang pendidikan sekolah dan masih memerlukan layanan pendidik untuk memperluas materi yang diajarkan.
  3. Orang-orang yang putus sekolah dan memerlukan pengetahuan serta keterampilan yang berkaitan dengan lapangan pekerjaan.

3. Sebagai Substitusi atau Pengganti dari Pendidikan Sekolah

Pendidikan non formal ini menyediakan kesempatan belajar bagi anak-anak atau orang dewasa karena tidak memperoleh kesempatan untuk menempuh pendidikan formal.

Kegiatan belajar mengajar bertujuan untuk memberikan kemampuan dasar membaca, menulis berhitung hingga pengetahuan praktis dan sederhana yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan, gizi keluarga, bercocok tanam dan lain sebagainya.

Contoh Pendidikan Non Formal

Ada berbagai pendidikan non formal yang bisa kamu tempuh. Berikut contohnya mengutip makalah karya Astrino Purmanna di id.scribd.com:

1. Lembaga Kursus dan Pelatihan

Lembaga kursus dan pelatihan merupakan pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh sekelompok masyarakat. Tujuannya adalah untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan sikap mental tertentu kepada peserta didik.

Contoh dari lembaga kursus dan pelatihan adalah lembaga kursus komputer, seni musik, bahasa asing, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

2. Kelompok Belajar

Kelompok belajar adalah pendidikan non formal yang terdiri dari sekelompok masyarakat yang saling berbagi pengalaman dan kemampuan satu sama lain. Tujuannya adalah untuk meningkatkan mutu dan taraf hidup.

Ada dua kelompok belajar:

  1. Kelompok belajar fungsional, contohnya adalah keaksaraan fungsional, kelompok belajar usaha, kelompok pemuda produktif pedesaan, kelompok pemberdayaan swadaya masyarakat, dan kelompok pemuda produktif mandiri.
  2. Kelompok belajar kesetaraan, contohnya kejar paket A setara SD, kejar paket B setara SMP dan kejar paket C setara SMA.

3. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat adalah pendidikan non formal yang berfungsi sebagai tempat untuk belajar dari/oleh/ dan untuk masyarakat. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, hobi dan bakat anggota masyarakat, sehingga bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

4. Majelis Taklim

Majelis Taklim merupakan pendidikan non formal yang di selenggarakan oleh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap hidup yang berhubungan dengan agama Islam. Contohnya yaitu kelompok pengajian, kajian kitab kuning, salafiah, dan lain sebagainya.

5. Satuan Pendidikan Sejenis

Satuan Pendidikan sejenis adalah pendidikan non formal yang di lakukan oleh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang cakupannya luas dan memerlukan sandaran hukum.

Contohnya adalah pra sekolah (kelompok bermain anak, day care, padepokan pencak silat, sanggar tari, sanggar kesenian, balai latihan dan penyuluhan, kepramukaan dan lain sebagainya.

Ciri-ciri Pendidikan Non Formal

Mengutip buku Pengantar Pendidikan, ada enam ciri-ciri dari pendidikan non formal, yaitu:

  1. Memiliki waktu belajar yang lebih singkat di bandingkan pendidikan formal
  2. Program dan kegiatan pendidikan non formal di sesuaikan dengan tuntutan pemenuhan kebutuhan belajar yang cenderung bersifat mendesak
  3. Materi pelajaran yang di berikan bersifat praktis dan dapat segera di manfaatkan
  4. Pendidikan non formal tidak mengenal kelas atau jenjang seperti pendidikan formal
  5. Waktu dan tempat belajar dari pendidikan non formal di sesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik dan lingkungannya
  6. Tujuan dari pendidikan non formal adalah menaikkan status sosial atau menciptakan lapangan pekerjaan.

Itulah penjelasan mengenai pendidikan non formal. detikers sudah lebih paham sekarang?

Manfaat dari Pendidikan

Manfaat dari Pendidikan Bagi Individu dan Masyarakat

Manfaat dari Pendidikan – Sudah bukan rahasia lagi kalau manfaat dari pendidikan berpengaruh pada banyak hal.

Pada Hari Pendidikan Nasional yang dirayakan setiap 2 Mei, kita akan mencari tahu berbagai manfaat dari pendidikan.

Pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran yang berlangsung seumur hidup.

Bahkan pendidikan menjadi bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia.

Pendidikan berperan dalam Roulette Online membentuk karakter dan kepribadian manusia, serta memberikan berbagai manfaat yang sangat penting bagi kehidupan manusia.

Karena itu, tidak mengherankan bahwa pendidikan menjadi hal yang penting dan bagi kehidupan manusia.

Berikut akan dijelaskan manfaat dari pendidikan bagi individu dan masyarakat.

Manfaat Pendidikan Bagi Individu

Pendidikan memberikan pengaruh yang besar pada seseorang secara individu.

  • Meningkatkan kualitas hidup
  • Meningkatkan kesempatan kerja
  • Meningkatkan kemampuan berpikir
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Meningkatkan kesehatan

Berikut akan dijelaskan tentang berbagai manfaat dari pendidikan pada seorang individu.

1. Meningkatkan Kualitas Hidup

Pendidikan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sangat berguna bagi individu untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Dengan adanya pendidikan, kita bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan penghasilan yang lebih besar.

Jadi, kita bisa meningkatkan kesejahteraan hidup diri sendiri hingga keluarga.

2. Meningkatkan Kesempatan Kerja

Pendidikan adalah faktor penting dalam menentukan kesempatan kerja seseorang.

Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin besar pula kesempatan kerjanya.

Dengan memiliki pendidikan yang baik, individu akan memiliki kemampuan untuk bersaing dengan individu lain dalam mencari pekerjaan.

3. Meningkatkan Kemampuan Berpikir

Pendidikan dapat meningkatkan kemampuan berpikir seseorang, terutama dalam hal analisis dan kritik.

Individu yang memiliki pendidikan yang baik akan memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah dengan cara yang lebih efektif dan kreatif.

4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Dengan memiliki pendidikan yang baik, individu akan memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi.

Hal ini disebabkan karena individu merasa lebih mampu dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

5. Meningkatkan Kesehatan

Pendidikan juga berperan dalam meningkatkan kesehatan seseorang.

Individu yang memiliki pendidikan yang baik akan lebih cenderung untuk memiliki gaya hidup yang sehat dan menerapkan perilaku yang positif untuk kesehatannya.

Manfaat Pendidikan Bagi Masyarakat

Pendidikan juga memberikan manfaat pada suatu kelompok masyarakat.

  • Meningkatkan perekonomian
  • Meningkatkan stabilitas sosial
  • Meningkatkan partisipasi politik
  • Mengurangi kemiskinan

Berikut akan dijelaskan alasan dari tiga manfaat pendidikan yang sudah disebutkan.

1. Meningkatkan Perekonomian

Pendidikan berperan dalam meningkatkan perekonomian suatu negara.

Dengan memiliki pendidikan yang baik, individu akan memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan kerja baru dan mengembangkan bisnis yang lebih maju.

Hal ini akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi suatu negara.

2. Meningkatkan Stabilitas Sosial

Pendidikan juga berperan dalam meningkatkan stabilitas sosial suatu masyarakat.

Dengan memiliki pendidikan yang baik, individu akan lebih cenderung untuk memahami perbedaan dan mampu menoleransi perbedaan yang ada dalam masyarakat.

Hal ini akan mengurangi konflik dan meningkatkan kerja sama antarindividu dalam masyarakat.

3. Meningkatkan Partisipasi Politik

Pendidikan juga berperan dalam meningkatkan partisipasi politik suatu masyarakat.

Individu yang memiliki pendidikan yang baik akan lebih cenderung untuk memahami hak dan menggunakannya dengan baik.

4. Mengurangi Kemiskinan

Pendidikan juga dapat membantu mengurangi kemiskinan dalam sebuah kelompok masyarakat.

Individu yang terdidik cenderung memiliki lebih banyak kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan penghasilan yang lebih tinggi.

Nah, itu berbagai manfaat dari pendidikan yang perlu teman-teman sadari sehingga semaki percaya bahwa pendidikan yang tinggi memberikan dampak besar pada banyak hal.

Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan diperiksa ulang oleh Redaksi Bobo.id

TNI AL Buka Rekrutmen Tamtama 2024, Lulusan SMP Bisa Mendaftar

TNI AL Buka Rekrutmen Tamtama 2024, Lulusan SMP Bisa Mendaftar

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut saat ini membuka rekrutmen untuk posisi Tamtama Prajurit Karier (PK) Gelombang 1 tahun 2024.

Berbeda dengan seleksi Taruna AAL dan Bintara PK, rekrutmen Tamtama PK TNI AL bisa didaftar oleh minimal lulusan SMP dengan usia minimal 17 tahun.

Pendaftaran Bintara menjadi Tamtama TNI AL ini akan dibagi dalam dua tahap. Pertama, registrasi online dan yang kedua, validasi fisik di lokasi yang sudah ditentukan dalam laman TNI AL.

Baca juga: TNI AL Buka Lowongan Bintara PK 2024, Lulusan SMA-SMK Bisa Daftar

Saat ini, batas waktu pendaftaran dibuka sampai bulan Januari 2024 Baccarat Online. Untuk itu, ketahui persyaratan dan cara daftar serta jadwal menjadi Tamtama TNI AL 2024.

Persyaratan umum Tamtama TNI AL Gelombang 1 2024

1. Warga Negara Indonesia

2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa

3. Setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI tahun 1945

4. Pada saat dilantik menjadi prajurit paling rendah berumur 18 tahun

5. Sehat jasmani dan rohani termasuk tidak pernah terlibat penggunaan narkoba;

6. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap

7. Berkelakuan baik dan tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polres setempat); dan

8. Lulus seleksi yang dilaksanakan oleh tim Panda serta Panpus yang ditunjuk Kasal.

Baca juga: 5 Beasiswa S1-S3 Luar Negeri Tanpa Wawancara, Cukup Kirim Berkas

Persyaratan lain

  • Pria dengan tinggi badan minimal 163 cm dan berat badan seimbang
  • Berijazah minimal Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat
  • Berusia maksimal 22 tahun dan minimal 17 tahun 9 bulan pada saat pembukaan pendidikan pertama
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama sepuluh tahun terhitung mulai saat dilantik menjadi Kelasi Dua/Prajurit Dua.

Persyaratan tambahan

  • Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama
  • Bukan prajurit TNI, anggota Polri maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  • Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI
  • Bagi yang memperoleh ijazah dari Negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kembuddikdasmen dan atau Kemenristek dan Dikti
  • Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik atau bekas tindik di telinga atau anggota badan lainnya
  • Bagi yang sudah bekerja wajib melampirkan surat persetujuan dari instansi tempat bekerja/terkait dan surat pernyataan bersedia diberhentikan dari status pegawai apabila diterima menjadi Tamtama Prajurit Sukarela TNI Angkatan Laut
  • Bagi calon dari tempat pendaftaran Satdik 1, 2 dan 3 berdomisili minimal 36 bulan/3 tahun di wilayah panitia daerah/tempat pendaftaran terdekat dan bagi calon dari tempat pendaftaran non-Satdik berdomisili minimal 12 bulan di wilayah panitia daerah/tempat pendaftaran terdekat yang dinyatakan sah secara administrasi maupun fakta terhitung dari tanggal pembukaan pendaftaran online
  • Memiliki kartu BPJS atau kartu jaminan kesehatan dan sejenisnya

Baca juga: Beasiswa S2-S3 Oxford University 2024, Tunjangan Rp 362 Juta Per Tahun

Cara mendaftar Tamtama PK TNI AL 2024

1. Calon mendaftar secara online melalui internet dengan mengakses alamat website al.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi formulir pendaftaran secara benar dan lengkap.

2. Validasi/daftar ulang dilakukan secara fisik ke tempat pendaftaran terdekat dengan menunjukkan cetakan formulir pendaftaran, foto hitam putih terbaru ukuran 3 x 4 dan 4 x 6 masing-masing 2 lembar, dokumen asli beserta fotocopy yang sudah dilegalisir antara lain:

  • Akta Kelahiran
  • KTP calon beserta KTP orangtua/wali
  • Akta Kematian (bagi orang tua yang sudah meninggal)
  • Kartu Keluarga
  • Ijazah SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA
  • Daftar Nilai Ujian Nasional SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/ sederajat
  • SKCK

Baca juga: 8 Beasiswa S2-S3 Luar Negeri, Uang Saku di Atas Rp 15 Juta Per Bulan

Jadwal pendaftaran Tamtama PK TNI AL 2024

  • Sosialisasi dan publikasi: 20 November s.d. 4 Desember 2023
  • Pendaftaran online: 5 Desember 2023 s.d. 4 Januari 2024
  • Validasi: 12 Desember 2023 s.d. 4 Januari 2024
  • Laporan animo akhir: 4 Januari 2024
  • Seleksi tingkat daerah: 5 Januari s.d. 15 Februari 2024
  • Batas akhir sidang Pantukhir: 16 Februari 2024
  • Rakor penentuan pemanggilan: 20 Februari 2024

Seleksi tingkat pusat sendiri memiliki jadwal berbeda-beda, maka cek informasinya di laman http://al.rekrutmen-tni.mil.id/tapk/halaman/berita/jadwal/al.html

Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Pelajar

Pentingnya Pendidikan Karakter Bagi Pelajar

Pendidikan karakter adalah pendidikan yang berfungsi untuk membangun suatu karakter seseorang untuk menjadi lebih baik serta pendidikan ini juga penting bagi setiap orang, yang dimana karakter tersebut lah yang bakal mendominasi sifat dan bukti diri dari orang tersebut. Pendidikan karakter pertama kali dicetuskan oleh pedagang jerman F.W.Foerster (1869-1966).

Pendidikan karakter ini menekankan etis spiritual untuk membentuk pribadi yang baik. Tujuan pentingnya pendidikan karakter menurut Foerster, adalah untuk pembentukan karakter yang terwujud dalam kesatuan esensial antara subjek dengan perilaku serta sikap yang dimilikinya.

Karakter adalah pengualifikasian pribadi seseorang yang memberikan kesatuan serta kekuatan terhadap keputusan yang diambilnya. Oleh sebab itu karakter menjadi seperti bukti diri dari seseorang.

Pendidikan karakter memperkenalkan suatu konteks yang integral serta sanggup menanggulangi kepentingan serta keterbatasan diri sendiri. Pendidikan karakter juga adalah hak serta keharusan setiap warga negara.

Pendidikan Karakter Menurut Para Ahli

Menurut lickona (1992), pendidikan karakter harus melibatkan metode, teknik serta materi yang dapat membuat seseorang mempunyai argumen dan keinginan untuk berbudi pekerti baik yang diawali dari pengetahuan terhadap nilai kebaikan, jadi bakal semakin mengembangkan sikap mencintai serta akhirnya mau untuk melaksanakan perilaku yang baik tersebut.

Pendidikan karakter bisa dimulai sejak dalam kandungan dan juga dapat dimulai sejak dini, sebab karakter orang tersebut bakal lebih mudah dibentuk serta dikembangkan.

Macam Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter bisa dibagi dengan beberapa macam cara atau bisa digolongkan menjadi 2 yaitu :

Pendidikan karakter internal

Pendidikan karakter dengan cara internal didapatkan dari peran keluarga dalam membentuk kepribadian dan karakter itu sendiri. Seperti peran ayah dalam keluarga, ibu, abang, serta lain sebagainya yang bisa menjadi contoh yang baik bagi karakter seseorang.

Pendidikan karakter ini menjadi sangat penting sebab kurang lebih 70% sifat dari keluarga bakal manjadi contoh bagi sifat karakter orang dalam keluarga tersebut.

Orang tua adalah tameng dari pendidikan karakter tersebut, sebab peran orang tua dalam mendidik anak sangat besar apabila orang tuanya adalah bersifat religius maka besar kemungkinan karakter tersebut bakal diturunkan terhadap anaknya.

Pasti orang tua bakal mengajarkan faktor yang identik dengan sifat dari kedua orang tuanya. Tak sama pula apabila orang tuanya yang broken home maka bakal berakibat pada karakter anak ataupun orang dalam keluarga tersebut, faktor ini bakal sangat berakibat negatif bagi karakter setiap orang dalam keluarga itu dan juga harus segera dihindari, apabila tidak kunjung memperoleh pendidikan karakter internal maka karakter eksternal yang harus di integritas kan.

Pendidikan karakter eksternal

Pendidikan karakter ekternal bisa didapatkan dibanyak tempat seperti pendidikan karakter di sekolah, tempat bermain, tempat belajar bimbingan, dan juga bisa didapatkan ketika berteman bermain bersama kawan yang baik, mengikuti organisasi di lingkungan sekolah serta masyarakat dan sebagainya.

Pendidikan karakter eksternal juga penting didapatkan oleh setiap orang, sebab apabila mereka tak memperoleh pendidikan karakter dengan cara internal maka pendidikan eksternal ini lah yang bakal menjadi wadah serta sebagai tempat untuk menambah nilai karakter yang baik dari orang tersebut.

Maka dari itu sangat penting bagi kami untuk memilih mentor atau pembimbing yang bakal mengajarkan anak mengenai pendidikan karakter serta mengerti karakter dirinya sendiri. Biasanya itulah kegunaaan dari guru BK untuk mengubah karakter seseorang menjadi lebih baik. Karakter yang keras maka butuh mentor/pembimbing yang bisa meredamnya sebab apabila sama-sama keras tak bakal terjadi perubahan karakter orang tersebut.

Pada saat ini di zaman modern bahaya globalisasi serta modernisasi sangat mempengaruhi karakter pribadi seseorang. Dimana efek dari globalisasi bisa buat seseorang bisa cenderung ke faktor yang negatif ataupun ke faktor yang positif tergantung bagaimana mem filternya, bila cenderung ke negatif maka butuh batasan-batasan yang bisa menghindarkan diri dari faktor tersebut dalam konteks ini bisa dipelajari dengan menerapkan nilai-nilai pendidikan karakter.

Seusai mengenal karakter maka faktor yang butuh kamu lakukan adalah menilai karakter tersebut apakah telah tergolong karakter yang baik ataupun butuh perubahan lagi supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Penilaian karakter diri sendiri cenderung lebih susah dibandingkan menilai karakter seseorang faktor itu dikarenakan tersedianya zona blank pada penilaian terhadap diri yang seakan-akan otak tak bisa menilai seperti apa karakter diri kita. Maka faktor yang paling baik adalah meminta orang lain untuk menilai karakter kita sendiri seperti apa yang berlandaskan pada nilai-nilai pendidikan karakter.

Peran Pendidikan Karakter

Sesudah kita mengenal beberapa macam cara membangun suatu karakter, maka bisa diketahui bahwa pendidikan karakter mempunyai faktor yang penting bagi seseorang. Berikut adalah pentingnya pendidikan karakter :

Mengenali jati diri

Hal ini berfungsi untuk mengenali siapa diri kamu yang sebetulnya, dengan begitu kamu akan mengenal kelebihan dirimu sendiri, misalnya kamu seorang pelajar atau siswa, maka yang kamu harus lakukan adalah belajar dengan sungguh sungguh.

Menunjang kreatifitas

Kreativitas adalah faktor yang positif apabila faktor tersebut bisa semakin ditingkatkan, dengan adanya pendidikan karakter ini lah kamu bisa mengasah kreativitas seseorang supaya menjadi lebih baik, kreativitas seseorang pasti tak sama-beda biasanya tergantung bagaimana kegemarannya, dengan semakin mengasah kegemaran yang dimiliki seseorang pasti bakal memunculkan kreativitas yang lebih, serta apabila ada persoalan yang muncul maka bakal cepat diatasinya.

Membentuk sifat yang baik

Pendidikan karakter juga membentuk sifat yang baik, khususnya dari sisi etika serta moral, etika seseorang yang tidak memperoleh pendidikan karakter bakal cenderung negatif, terlebih faktor lingkungan yang rutin berperan dalam kesehari-harinya. Dengan adanya pendidikan karakter bakal memberikan batasan-batasan apa yang baik untuk dilakukan serta apa yang kurang baik, pendidikan karakter ini lah yang bakal memfilter aktvitas seseorang.

Menambah kepedulian terhadap sesama

Manusia adalah makhluk sosial yang sangat membutuhkan seseorang untuk menolong dalam kesehari-harinya, dengan meningkatnya kepedulian terhadap sesama bakal memberikan akibat yang positif dari diri seseorang tersebut, menambah kepedulian terhadap sesama bisa kamu lakukan dengan sedekah, bergotong-royong antar RT serta RW setempat, jadi mereka mengenal kamu sebagai pribadi yang mempunyai kepedulian.

Membangun sifat kepemimpinan

Sifat kepemimpinan seseorang pasti tak sama-beda tingkatan faktor ini bisa dilihat ketika dirinya mengambil keputusan. Supaya keputusan yang diambil tak memunculkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. Maka sifat kepemimpinan harus dibangun. Dengan adanya pendidikan karakter ini bakal mengajarkan seseorang untuk melatih sifat kepemimpinannya. Dengan begitu segala faktor yang diputuskan bakal memberikan dampak yang positif.

Metode Untuk Mengembangkan Karakter

Seperti dijelaskan diatas bahwa dalam membangun suatu karakter seseorang butuh metode yang bisa membangkitkan semangat untuk membentuk karakter seperti:

  • Metode Afektif yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati kelekatan emosi.
  • Metode Operant yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati perlakuan.
  • Metode kognitif yaitu hasil sosialosasi dibangkitkan malalui proses berfikir.
  • Metode Observasi yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan melewati pemodelan.
  • Metode Apprenticeship, yaitu hasil sosialisasi dibangkitkan malalui partisipasi terarah.
  • Metode Sosial Adat yaitu menggunakan mekanisme tradisi, kelompok penekan, ritual, serta unsur sosial adat lainnya untuk membangkitkan hasil yang diinginkan sebagaimana mestinya.
  • Konteks Pendidikan Karakter

Dalam konteks indonesia, pendidikan karakter bangsa Indonesia telah dikembangkan sejak negeri ini berdiri, yang dimana presiden RI pertama yaitu Bapak Ir. Soekarno yang mengemukakan gagasan mengenai pentingnya pembentukan karakter bangsa.

Ketika itu nilai karakter yang diutamakan adalah apresiasi atas kemerdekaan, kedaulatan, serta kepercayaan pada kekuatan sendiri. Mengingat pembentukan karakter bersifat spiritual serta kontekstual, maka ia bisa berubah berdasarkan maksud serta tujuannya, dengan berbasis pada nilai serta macam-macam norma.

Perubahan tersebut bisa terjadi dikarenakan faktor-faktor tertentu yang cenderung bisa mempengaruhi karakter dari seseorang. Karakter seseorang sangat dipengaruhi oleh lingkungan. Lingkungan yang tak lebih baik bakal menghasilkan karakter yang tak lebih baik pula. Dari situ lah kita akan berfikir bagaimana bila lingkungan kurang baik. Maka pasti bakal berakibat negatif pula. pasti kita butuh cara untuk menanggulangi faktor tersebut. Dengan adanya pendidikan karakter sangat berguna bagi seseorang untuk memilah mana yang baik baginya serta mana yang kurang baik.

Pernyataan Yang Tepat Untuk Pentingnya Pendidikan Karakter Diatas Adalah ?

Bagaimana cara kamu mengenal karakter seseorang? pendidikan yang seperti apa yang bisa buat karakter seseorang menjadi lebih baik? Serta apa yang butuh kamu lakukan sesudah mengenal karakter tersebut? Untuk mengenal karakter seseorang kamu bisa memantau serta menghayati karakteristik Daftar Ibcbet dari orang tersebut. Bagaimana perilaku serta tingkah lakunya sehari-hari dari situ kamu bisa menilai orang tersebut apakah baik atau kurang baik, dari pendidikan karakter lah kita bisa menilainya.